Ada Enam Langkah, Ini Cara Investasi Reksa Dana Syariah

SYARIAH

Shelma Rachmahyanti

Kamis, 28 Oktober 2021 08:30 WIB

Manajer investasi Reksa Dana Syariah tidak diizinkan memilih instrumen investasi yg melanggar syariat Islam.

Manajer investasi Reksa Dana Syariah nir diizinkan menentukan instrumen investasi yang melanggar syariat Islam. (Foto: MNC Media)

IDXChannel – Ingin investasi reksadana akan tetapi yg sesuai prinsip syariah? apabila iya, damai saja, temukan ketenangan dari layanan dan produk reksadana syariah. Produk investasi ini cocok bagi sebagian orang yang memiliki pertimbangan jika berinvestasi tidak melulu soal keuntungan (return), namun pula keberkahan atau prinsip kebaikan yang diusungnya.

Kepala Unit Usaha Syariah Bank OCBC NISP, Mahendra Koesumawardhana, mengungkapkan, reksadana syariah merupakan produk bursa efek berupa deretan modal yg dikelola secara syariah sang Manajer Investasi (MI). Kumpulan modal dari masyarakat ini berikutnya akan disalurkan pada bentuk surat-surat berharga misalnya obligasi, surat saham, & sukuk.

“Dalam proses pengelolaannya, produk syariah satu ini terjamin halal. Hal tadi dikarenakan manajer investasinya tidak diizinkan menentukan instrumen investasi yang melanggar syariat Islam,” jelasnya dalam kabar tertulis yg diterima MNC Portal Indonesia, Kamis (28/10/2021).

Selain itu, akad reksadana ini menggunakan akad mudharabah. Di mana, seluruh pertukaran nilai antara investor dan MI terjadi tanpa mengurangi hak investor atas kapital.

Berdasarkan Fatwa Dewan Syariah Nasional No. 20/DSN-MUI/IV/2001, disebutkan bahwa aturan reksadana syariah adalah mubah (diperbolehkan).

Lantas, bagaimana cara investasi reksadana syariah bagi pemula dan keuntungannya?

Cara Investasi Reksadana Syariah Bagi Pemula

Untuk Anda yg baru ingin jadi investor reksadana, perhatikan langkah-langkah berikut ini:

1. Siapkan Dokumen untuk Buka Rekening

Cara investasi reksadana syariah bagi pemula yg pertama merupakan persiapan dokumen buat membuka rekening. Saat mendaftar, silahkan bawa KTP/SIM & NPWP, baru hubungi manajer investasi/agen reksadana yang Anda pilih.

2. Memilih Manajer Investasi/APERD

Cara investasi reksadana syariah berikutnya adalah menyeleksi manajer investasi & Agen Penjual Efek Reksadana (APERD) terpercaya.

Saat ini, secara umum dikuasai bank di Indonesia sudah menyediakan APERD/manajer investasi sendiri. Jadi Anda dapat mulai dengan menghubungi bank kepercayaanAnda terlebih dulu.

tiga. Cari Daftar Efek Syariah Resmi berdasarkan OJK

Selanjutnya mulai pelajari bagaimana situasi perdagangan efek syariah pada Indonesia. Hal pertama yg bisa Anda cari merupakan Daftar Efek Syariah (DES) berdasarkan situs website resmi OJK.

Sebelum menandatangani akad, usahakan Anda mengetahui dulu dimana manajer investasi Anda akan memberikan reksadana. Pastikan efek yg dibeli manajer investasi Anda tercantum pada pada data OJK.

4. Akad menggunakan Manajer Investasi

Setelah menyepakati laba menggunakan manajer investasi, lakukan akad sebanyak 2 kali, yaitu akad wakalah & mudarabah. Akad-akad ini perlu ditandatangani di atas kertas, akan tetapi sebelumnya finalkan dulu kesepakatanantara pemilik modal & manajer investasi.

5. Lakukan Pembelian Reksadana Syariah

Selanjutnya terdapat dua opsi yg bisa Anda lakukan, yaitu beli reksadana sendiri atau meminta manajer investasi melakukannya. apabila Anda ingin memahami rasanya beli reksadana sendiri, silakan masuk ke dashboard online reksadana syariah yg diberikan manajer investasi Anda.

6. Monitor Perkembangan Reksadana yg Sudah Dibeli

Pergerakan reksadana tidak sedinamis saham biasa, akan tetapi Anda tetap perlu melakukan monitoring value. Monitor secara terencana perkembangan dana investasi Anda secara online. Jika ingin menambah investasi, silahkan tambahkan dana simpanan & pilih di mana Anda ingin memberikan pendanaan. (TIA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *