Benarkah PSSI Gagal Mengurus Tim Nasional? Apa Kata Pengamat Sepak Bola?

NusantaraTV: Berita terpercaya hari ini
source gambar : nusantaratv.com

Tommy Welly, pengamat sepak bola yang akrab disebut Bung Towel membeberkan pandangannya perihal batalnya Timnas Indonesia U-23 mengikuti Piala AFF U-23 2022 di Kamboja. Menurutnya, kondisi ini tidak lepas dari salah urus timnas.

Jumat (11/2/2022), Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) mengumumkan timnas Indonesia U-23 batal tampil di Piala AFF U-23 lantaran ada tujuh pemain yang terinfeksi Covid-19. Dalam pernyataannya, PSSI meminta GBmaaf karena kondisi tersebut. Bung Towel dalam kanal YouTube nya ‘Gocek Bung Towel’ yang diunggah pada 13 Februari 2022, beliau mengaku sangat kecewa dengan kabar tersebut. Bahkan Bung Towel menyebut nasib sial yang mendera Timnas Indonesia U-23 merupakan gambaran kegagalan PSSI dalam mengurus tim nasional.

“Ini jelas sangat memalukan, sangat mengecewakan dan menyedihkan. Ini menunjukkan betapa buruknya manajemen pengelolaan timnas,” katanya.

Selain itu, beliau menanggapi satire kabar adanya 7 pemain dan 1 official pelatih Timnas Indonesia yang terpapar Covid-19 benar-benar nyata dan bukan salah ketik. Beliau memberikan alasan kenapa mengatakan hal demikian. Karena sebelumnya sempat heboh laporan dari salah satu klub kontestan Liga 1 yang mengeluhkan adanya salah ketik nama pemain terpapar Covid-19 oleh pihak penyelenggara.

“Semoga itu bukan salah ketik. Jadi kalau nggak salah ketik, semoga cepat pulih, cepat sembuh dan kembali bermain bola memperkuat klub dan program Timnas,” kata Towel.

Beberapa jam sebelumnya, pihak AFF juga telah memperbaharui kondisi penyisihan group Piala AFF U-23 setelah Indonesia menyatakan diri mundur dari turnamen. Sementara itu, Timnas Indonesia U-23 tentunya mengalami kerugian setelah batal berpartisipasi dalam turnamen yang digelar di Kamboja pada 14-26 Februari 2022 itu. Terlebih, puluhan pemain yang dipanggil sudah menjalani pemusatan latihan di Bali dan Jakarta. Segala persiapan non-tekhnis yang telah disiapkan juga hilang begitu saja. Misalnya pesawat carter dari Garuda untuk keberangkatan ke Kamboja, dan jadwal siaran langsung yang ada Timnas Indonesia U-23 di dalamnya.

Berikut adalah kerugian Timnas Indonesia U-23 yang absen mengikuti Piala AFF 2022 di Kamboja, diantaranya adalah :

  • Gagal mempertahankan gelar juara

Seharusnya Timnas Indonesia U-23 tampil sebagai juara bertahan di piala AFF U-23 2022. Karena di Piala AFF U-22 2019, Timnas Garuda Nusantara keluar sebagai juara.

  • Shin Tae-yong gagal meraih trofi perdananya

Shin Tae-yong hampir mendapatkan trofi perdananya di Piala AFF 2020. Namun sayang, skuad Garuda hanya mampu meraih Runner Up Piala AFF 2020 usai kalah dari Thailand di final. Diprediksi Shin Tae-yong dapat meraih trofi perdananya di Piala AFF U-23 2022 di Kamboja dan akan membayar kekalahan di turnamen sebelumnya.

  • Tidak memiliki modal jelang tampil di SEA Games 2021

Timnas Indonesia U-23 juga direncanakan akan mengikuti SEA Games 2021 pada 12-23 Mei mendatang. Padahal, jika dapat hasil apik di Piala AFF U-23 2022 itu akan menjadi modal berharga bagi Timnas Indonesia U-23 saat tampil di SEA Games 2021. Dengan tidak tampil di Piala AFF U-23, persiapan Timnas Indonesia untuk SEA Games 2021 ditakutkan jadi kurang matang. Namun, Garuda Nusantara diharapkan tetap bisa menuai hasil positif di SEA Games 2021.

  • Tidak bisa menguji kekuatan mental para pemain muda

Para pemain muda akan mendapatkan kesempatan untuk menguji kekuatan mental mereka saat mendapatkan tekanan sebagai juara bertahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *